pertemuan pertama

postingan pertama, seperti biasa, membahas identitas sang pemilik blog…? tapi mungkinkah kami punya identitas? karena kami tidak punya nama, kami tidak tahu kapan berdirinya komunitas ini, juga tidak tahu siapa saja anggota resminya.

pada sebuah bangku di taman segitiga cc timur itb yang sudah berbentuk persegi… tepatnya bangku yang ada stiker lauk-nya, (itu pulalah kenapa disebut “komunitas bangku lauk”) berkumpullah beberapa orang… hmm… mari kita absen, seorang alumni arsitektur itb, seorang calon wisudawan (juli 2008 ) teknik elektronika itb, tiga orang calon wisudawan (oktober 2008 – amin!) itb, dan seorang mantan mahasiswa itb.

obrolan yang bermula dengan terlontarnya sebuah pernyataan, “eh,sebenernya dengan skill kesenian kita yang sebegini, kita bisa ke luar (negeri) loh…” tepat sebelum adzan ashar itu pun berlanjut. ditemani sekotak dodol garut rasa wijen, dua pelastik cemilan, segelas minuman (yang katanya bisa menghilangkan dahaga juga menahan lapar), bermusik mp3.

setelah obrolan panjang lebar yang terlalu panjang dan terlalu lebar, memanjang dan melebar, kesana juga kemari, kemana-mana… kami memutuskan untuk mencoba.. (well, worth trying for, isn’t?!). kesimpulannya adalah bagi-bagi tugas menuju target yang telah di-keceng bersama:
1. Australia + New Zealand
2. Singapore
3. Malaysia
(pilih salah satu! urutan di atas adalah skala prioritas)

dan dibagilah tugas itu,

poets, yang saat itu satu-satunya alumni itb, punya jatah mencari event yang kira2 akan di adakan di 3 negara pilihan tersebut.. sumber: internet

nova, salah satu pejuang oktober 2008, mencari tahapan-tahapan apa saja yang harus diurus untuk persiapan pergi ke luar dan info2 ttg KBRI. sumber: 1 tim angklung yang sedang berada di Italy, 1 tim rampak kendang SLTP yang baru kembali dari negeri seberang, 1 orang yang kerjaannya ngurusin salah satu tim kesenian di ITB..

billy, pejuang oktober yang lain, mempersiapkan company profile dengan bentuk multimedia. sumber: bisa laaah…

ikie, pejuang oktober terakhir, dan mux, si mantan mahasiswa itb, bertugas sebagai estimator kesenian. dengan tiga puluh orang, berapa kesenian yang bisa dimainkan, berapa orang yang harus bisa memainkan dua dan/atau tiga kesenian sekaligus.

pertemuan pertama selesai.
+mux+

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.